SMK NEGERI 2 TANJUNGBALAI

Teknologi dan Rekayasa

Tips Memilih Accu

Posted by SMKN 2 TBALAI pada 13 November 2012


Tips Memilih Accu

Setelah kita tahu jenis dan type-type aki maka kita sebelum membeli aki ada baiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. PILIH UKURAN YANG SESUAI

Di pasaran tersedia beberapa ukuran bodi dan terminal aki. Jangan pilih aki dengan bodi lebih besar dari dudukannya atau terminal aki yang tak sesuai dengan kabelnya.

2. KEMAMPUAN SESUAI KEBUTUHAN
Sebaiknya pilih aki dengan Ampere yang sama seperti standar mobil. Spesifikasinya tertera di buku manual kendaraan. Tapi jika mobil dipasangi banyak aksesori perangkat elektronik, tentu memerlukan aki dengan ampere lebih besar.
3. UMUR PAKAI PANJANG
Umumnya pada kemasan atau bodi aki tertera umur pakai sebelum ia harus diganti. Umur pakai aki yang ada di pasaran saat ini sekitar 3-5 tahun.

4. CARI TAHU BERAPA LAMA AKI BISA BERTAHAN DALAM KONDISI TANPA DICHARGE
Hampir semua aki dilengkapi reserve capacity yang menunjukkan berapa lama aki bisa berfungsi saat alternator mobil gagal bekerja.

5. PILIH AKI YANG MASIH FRESH
Carilah aki yang tak dipajang di toko selama lebih dari 6 bulan. Untuk memastikan, Anda bisa melihat waktu pengiriman pada kemasannya. Biasanya tertera dalam bulan dan tahun. Tapi ada juga yang dalam format kode. Semisal A5, A
untuk Januari dan 5 mewakili 2005.

6.  SEBERAPA LAMA GARANSINYA
Sebaiknya memilih aki dengan masa garansi panjang. Biasanya tertera dalam hitungan bulan untuk periode pemakaian aki tanpa masalah. Ini perlu Anda perhatikan karena jika aki gagal bekerja di dalam rentang waktu tertentu, Anda masih bisa memperoleh penggantian.

7.  KELENGKAPAN YANG MEMUDAHKAN
Kelengkapan ini bisa berupa pegangan yang terpasang di atas bodi aki. Sehingga memudahkan saat mengangkatnya. Selain itu, indikator fungsi aki di bagian atas juga membuat pengecekan jadi lebih mudah.

Perbedaan Aki konvensional VS Maintenance free VS Hybrid

 

FUNGSI aki adalah penyuplai arus sekaligus penyetabil tegangan listrik di mobil. Arus listrik ini digunakan untuk memutar motor starter, mengaktifkan sistem pengapian dan pompa bensin elektrik sehingga mesin bisa dihidupkan. Saat mesin sudah hiudp, fungsi aki berubah menjadi penyetabil tegangan listrik.

Jika sudah tak mampu menyuplai listrik sesuai kebutuhan,maka komponen yang berisi cairan elektrolit ini perlu diganti,karena praktis mobil tak bisa dijalankan. Terlebih kalau aki sudah melewati umur pakainya.

Dilihat dari jenisnya, ada tiga macam aki yang tersedia:

1.Konvensional,Aki konvensional biasanya disimpan di toko dalam kondisi kering. Begitu hendak digunakan baru diisi cairan elektrolit. Kelebihan jenis ini harganya lebih rendah dan lebih tahan guncangan. Tapi penggunanya harus melakukan perawatan rutin yaitu mengisi air aki untuk menggantikan cairan elektrolit yang menguap.

2.Maintenance free,Pada aki maintenance free uap cairan elektrolit itu diembunkan dan masuk lagi ke dalam aki. Tapi iklim tropis kurang cocok baginya, karena uap yang dihasilkan terlalu banyak dan tak imbang dengan proses pengembunan. Harganya pun relatif lebih tinggi dari jenis konvensional.

3.Hybrid, Sedang jenis hybrid adalah paduan teknologi aki konvensional dan maintenance free. Kelebihan utama aki jenis ini, walau mobil lama tak dipakai, ia tetap dapat menyuplai arus listrik sesuai kebutuhan

Komentar Anda :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: