SMK NEGERI 2 TANJUNGBALAI

Teknologi dan Rekayasa

Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional SMKN 2 Tanjungbalai 2012

Posted by SMKN 2 TBALAI pada 26 November 2012


Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional SMKN 2 Tanjungbalai 2012

Hari ini Senin, 26 Nopember 2012, SMKN 2 Tangjungbalai melaksanakan Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke 67 di lapangan upacara SMKN 2 Tanjungbalai yang dihadiri oleh seluruh Tendik dan Siswa SMKN 2 Tanjungbalai.

Pada kesempatan kali ini, PKS I Bapak Ilham Lubis, SPd yang bertindak sebagai Pembina Upacara membacakan Sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak M. Nuh yang kutipan isinya sbb :

Tugas guru sangat mulia karena menyiapkan generasi penerus demi masa depannya yang lebih baik, lebih berbudaya, dan sekaligus membangun peradaban. Dengan demikian, secara hakiki dan asali (genuine) guru adalah mulia, menjadi  guru  berarti  menjadi  mulia,  bahkan  kemuliaannya  sama  sekali  tidak memerlukan atribut tambahan (aksesori). Memuliakan profesi yang mulia (guru) adalah kemuliaan, dan hanya orang-orang mulia yang tahu bagaimana memuliakan dan menghargai kemuliaan.

Bertanggung jawab terhadap pembentukan masa depan menunjukkan bahwa guru berbeda dari  profesi lainnya. Oleh sebab itu, tidaklah berlebihan apabila sebagai profesi, guru mendapat kehormatan memiliki Hari Guru. Kehormatan yang tinggi ini memiliki implikasi pentingnya profesionalitas guru.

Profesionalitas guru akan terasa hasilnya pada masa depan, yang apabila salah arah, akan mustahil  diputar kembali untuk memperbaikinya, karena pendidikan adalah proses yang tidak bisa dibalik (irreversible process). Dampaknya yang masif di masa yang        jauh  di       depan mengharuskan  upaya pemeliharaan  dan  peningkatan profesionalitas guru yang  dilakukan secara berkelanjutan dan seksama. Kita tidak boleh terjebak hanya karena pertimbangan kepentingan praktis sesaat.

Hubungan antara profesionalitas dan kompetensi ibarat keberadaan unsur oksigen di dalam air. Mustahil akan ada air tanpa kehadiran unsur oksigen. Oleh karena itu, pemikiran tentang pentingnya pengukuran (uji) kompetensi yang dikaitkan denganproses sertifikasi adalah suatu keniscayaan. Hal ini dilakukan untuk mengukur lebih teliti kesiapan menjalani profesi guru dan menjamin bahwa masa depan tidak salah arah.

Ke depan bukan hanya kesiapan yang akan diukur, tetapi lebih jauh lagi adalah kelayakan seseorang menjalani profesi guru. Dengan cara ini kita dapat menjamin bahwa menjadi guru,  selain karena panggilan hati nurani, ia telah siap dan layak menjalani profesi guru. Pemberian  perhatian secara khusus mulai dari perekrutan calon guru, pendidikan  guru,  peningkatan profesionalitas, sampai               dengan perlindungan dan kesejahteraan guru harus dilakukan.

Kelayakan menjalani profesi guru sangat diperlukan mengingat tugas guru memiliki ukuran  multi-dimensional  yang  sangat  kompleks  dan  terkait  dengan  penyiapan generasi  penerus  yang  lebih  baik  dalam  segala  hal.  Ketidaklayakan  guru,  bisa berakibat terjadinya kecacatan dalam  proses pembentukan pola pikir, pengasahan mata hati, dan pembiasaan perilaku sosial peserta didik. Sebagai jembatan ke masa depan, guru harus memastikan bahwa peserta didiknya adalah jembatan bagi masa depan mereka menuju ke masa depan berikutnya

Dalam mempersiapkan masa depan, guru tidak cukup hanya mengajarkan apa yang diketahuinya karena hal itu bisa menjadi tidak relevan lagi pada masa ketika peserta didik menjalani kehidupan mereka sendiri. Guru yang baik akan menjelaskan sesuatu kepada muridnya sehingga paham, tetapi guru yang hebat adalah guru yang mampu menginspirasi dan memotivasi muridnya, sehingga  mampu berbuat sesuatu yang baik dengan kemampuannya sendiri. Di sinilah pentingnya Guru  sebagai sumber keteladanan dan kemampuan dalam menumbuhkan motivasi.

Sebagaimana yang diujarkan dalam kata-kata bijak, satu tindakan baik dari seorang murid yang berasal dari inspirasi seorang guru adalah lebih penting daripada semua hapalan  dan  ilmu  yang  diperolehnya  selama  sekolah.  Kemampuan  membentuk karakter peserta didik tidak boleh  terabaikan, tetapi menjadi satu kesatuan dari tugas guru. Tugas dunia pendidikan adalah  membentuk kepribadian yang unggul dan   mulia,   serta   mengajarkan   pengetahuan   dan   keterampilan.   Kemampuan semacam  ini  hanya  dimiliki  oleh  sedikit  orang  yang  berbakat,  berhasrat,  dan berkemampuan menjadi guru.  Orang yang sedikit itu adalah Ibu dan Bapak Guru. Berbahagialah wahai Ibu dan Bapak guru sekalian yang telah terpilih mengemban tugas suci kemanusiaan ini.

Beberapa Foto Kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional SMKN 2 Tanjungbalai 2012

       

Penyematan bunga oleh siswa kepada seluruh Guru dan Pegawai SMKN 2 Tanjungbalai

Acara salaman Selamat seluruh siswa kepada seluruh Guru dan Pegawai SMKN 2 Tanjungbalai

        

Foto Bersama Guru dengan XL sebagai Sponsor Kegiatan SMKN 2 Tanjungbalai

     

Acara pemberian bingkisan dan makan bersama dengan pihak Sponsor XL

     

Acara hiburan / nyanyi bersama siswa dan guru

Akhir kata, SMK N 2 Tanjungbalai mengucapkan :

        

Komentar Anda :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: